Apakah Anda membutuhkan versi cetak resmi di Indonesia?

: Menjadi sumber penting bagi peneliti untuk memahami akar konflik teologis di masa awal Islam.

Secara garis besar, kitab ini dibagi menjadi dua bagian utama yang membedakan antara kelompok yang memiliki kitab suci (agama wahyu/samawi) dan kelompok yang berbasis pada pemikiran rasional atau tradisi lokal. 1. Al-Milal (Agama-Agama dan Sekte)

Jika Anda ingin mengetahui dari kitab ini atau membutuhkan rekomendasi judul buku serupa mengenai sejarah aliran Islam:

He structured the book into two massive sections: the Muslims (Milal) and the non-Muslims (Nihal), further dividing them into the "People of the Book" and the "People of Philosophical Thought."

Membahas ajaran Majusi (Zoroaster), Manikeisme, serta kepercayaan masyarakat India kuno (seperti Hindu dan Buddha) serta para penyembah berhala/bintang (Sabi'ah). Mengapa Anda Harus Membaca Kitab Ini?

Al-Shahrastani's masterpiece remains a cornerstone text for several compelling reasons.

Disclaimer: Artikel ini bertujuan untuk edukasi. Kami tidak menyediakan link download langsung untuk menghormati hak cipta. Dukung para penerjemah dan penulis dengan membeli buku asli jika tersedia di toko buku terdekat.

Informasi dalam artikel ini dikumpulkan sebaik mungkin untuk tujuan edukasi. Untuk keperluan riset dan kutipan akademik, mohon merujuk pada edisi cetak yang telah diterbitkan.

Kehadiran terjemahan bahasa Indonesia oleh Prof. Asywadie Syukur menjadi jembatan emas bagi para pencari ilmu di Indonesia untuk menyelami kedalaman kitab ini langsung dari sumber terpercayanya. Dengan memahami peta pemikiran yang tergambar dalam kitab ini, kita tidak hanya belajar tentang perbedaan, tetapi juga tentang dialog peradaban yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Recognizing the book's universal value, UNESCO sponsored a French translation. This three-volume scholarly edition, titled , was meticulously produced by Daniel Gimaret, Guy Monnot, and Jean Jolivet (Peeters, Leuven: vol. I, 1986; vol. II, 1993).